Pengertian Perseroan Terbatas

Perseroan Terbatas, yang selanjutnya disebut perseroan, adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya.

Perseroan Terbatas adalah PT Tertutup (PT Biasa), memiliki karakteristik dan sifat serta regulasi yang berbeda dengan PT Terbuka (PT Tbk), PT Penanaman Modal Asing (PT PMA), PT Penanaman Modal Dalam Negeri (PT PMDN) dan PT Persero.
Tanggung Jawab Terbatas Pada Perseroan Terbatas (PT)

Pasal 3 ayat (1) UU 40/07: Para pemegang saham tidak bertanggung jawab secara pribadi atas tindakan PT dan perikatan yang dilakukan oleh PT melebihi dari saham yang dimiliki oleh masing-masing pemegang saham. Dengan demikian pemegang saham hanya bertanggung jawab terhadap jumlah setoran (uang) yang di masukkan sebagai modal dari PT.
Saham

Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Contoh Kasus

Didirikan sebuah PT Angin Ribut dengan struktur sebagai berikut:

  • Memiliki Modal Disetor Rp. 200 juta, sebagai modal yang digunakan untuk menjalankan usaha (klasifikasi SIUP Kecil)
  • Pemegang Saham A setor modal Rp. 100 juta dan B setor modal Rp. 100 juta
  • PT Angin Ribut bergerak dalam perdagangan mobil bekas
  • Seluruh modal awal digunakan untuk membeli mobil bekas seharga Rp. 200 juta (aset)